Langsung ke konten utama

Menerapkan Struktur Kontrol Perulangan

 Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator KD pada KI pengetahuan

  1. Menjelaskan statement/perintah untuk perulangan
  2. Menerapkan statement/perintah untuk kontrol perulangan sederhana
  3. Menerapkan statement/perintah untuk kontrol perulangan bersarang

Indikator KD pada KI keterampilan

  1. Membuat aplikasi perulangan sederhana
  2. Membuat aplikasi perulangan bersarang

Tujuan Pembelajaran

  1. Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol perulangan.
  2. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol perulangan sederhana , percabangan bersarang.
  3. Dengan praktek membuat aplikasi perintah untuk kontrol perulangan sederhana , percabangan bersarang, siswa mampu menguji dan mengkomunikasikan aplikasi perintah untuk kontrol perulangan sederhana , perulangan bersarang serta perbedaan penggunaannya.

Materi Kegiatan Pembelajaran

PERULANGAN (LOOPING)

Salah satu kegunaan pemrograman adalah untuk memudahkan pekerjaan yang harus dilakukan secara berulang.

Bentuk umum perulangan adalah :

'repeat'

aksi

'until' kondisi

Terdapat beberapa struktur pengulangan lain seperti 'while-do', 'for' dan sebagainya.

Dalam bahasa Pascal tersedia beberapa statemen yang digunakan untuk melakukan proses yang berulang-ulang sebanyak keinginan kita.

Misalnya saja, bila kita ingin menginput dan mencetak bilangan dari 1 sampai 100 bahkan 1000, tentunya kita akan merasa kesulitan. Namun dengan struktur perulangan proses, kita tidak perlu menuliskan perintah sampai 100 atau 1000 kali, cukup dengan beberapa perintah saja. Struktur perulangan dalam bahasa Pascal mempunyai bentuk yang bermacam-macam.

STRUKTUR PERULANGAN “FOR

Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana.
Bentuk umum perulangan for adalah sebagai berikut :


for var := Nilai_Awal to Nilai_Akhir do
statement


atau :


for var := Nilai_Awal downto Nilai_Akhir do statement


Catatan :

Kontrol variable harus dalam bentuk ordinal (bilangan bulat). Untuk perulangan dengan struktur “to” maka kontrol variable akan ditambahi 1 setiap perulangan, sedangakan dengan struktur “downto” kontrol variable akan dikurangi 1 setiap perulangan

Contoh program perulangan untuk menulis sebanyak 100 kali kalimat "Saya Bisa" menggunakan for

program for_loop;
uses crt;
var
  i: integer;
begin
  clrscr;
 
    for i := 1  to 100 do
      begin
        writeln('Saya Bisa');
      end;
     
  readln;
end. Penjelasan. variabel i merupakan variabel 'counter', yaitu suatu variabel untuk menunjukan atau menentukan berapa kali looping harus dilakukan. Untuk latihan, bisa diganti perulangannya jadi 200x misalnya.

Video Pembelajaran


~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server

A. Kompetensi Dasar Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server 3.15.1 Menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring 3.15.2 Menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.1 Melakukan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.2 Menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.3 Membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring   B. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan belajar ini siswa diharapkan : Siswa dapat menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring C. Materi dan Kegiatan Pembelajaran Pengertian Sistem Kontrol Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat ...

Menerapkan Struktur Kontrol Percabangan Dalam Bahasa Pemrograman dan Membuat Kode Programnya

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator KD pada KI pengetahuan Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan sederhana Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bertingkat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bersarang Indikator KD pada KI keterampilan Membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat Membuat aplikasi percabangan sederhana Membuat aplikasi percabangan bertingkat Membuat aplikasi percabangan bersarang Tujuan Pembelajaran Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana , percabangan bertingkat dan percabanngan bersyarat. Dengan praktek membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana, percabangan bertingkat dan percabangan b...

Memahami konsep pemrograman berorientasi obyek

Indikator Pencapain Kompetensi IPK Pengetahuan 1 Menjelaskan konsep dasar pemrograman berorientasi obyek. 2 Menjelaskan prosedur pemrograman berorientasi obyek. 3 Menjelaskan perbandingan antara pemrograman berorientasi obyek dengan pemrograman struktural. IPK Keterampilan Mempresentasikan konsep pemrograman berorientasi obyek. Tujuan Pembelajaran Setelah melalui kegiatan diskusi, menggali informasi, presentasi dan tugas praktek diharapkan peserta didik akan dapat : 1) Memahami paradigma pemrograman berorientasi obyek 2) Menganalisis perbandingan pemrograman prosedural dan pemrograman berorientasi obyek Materi Kegiatan Pembelajaran Pemrograman Java merupakan pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Pemrograman java mendefinisikan tipe data dari sebuah struktur data dan jenis operasi (fungsi) yang dapat diterapkan pada struktur data. Dengan cara...