Langsung ke konten utama

Struktur Dasar Algoritma


Format Baku Algoritma dibagi menjadi tiga bagian:

1. Bagian Nama : bagian yang menuliskan nama algoritma serta keterangan lain perihal algoritma tersebut

2. Bagian deklarasi : bagian yang mendefinisikan konstanta dan variabel objek yang terlibat dalam algoritma tersebut

3. Bagian dekripsi (badan algoritma) : adalah bagian yang merupakan langkah-langkah penyelesaian masalah.

Algoritma Jumlah                      //  {Bagian Nama}




c <- a + b
write (c)

Bagian Deskripsi atau bagian proses didalamnya selalu ada even atau manipulasi data yang terdiri dari

- Runtunan (Struktur Urut)
- Pemilihan Kondisi (Struktur Seleksi) / percabangan
- Perulangan


3. Simbol-Simbol Program Flowchart

Bagan Perintah Dasar-dasar Algoritma

Perintah Umum Atau pernyataan biasa   Perintah Algoritma     Flowchart

Masukan nilai A                                       Read (A)              


Masukan nilai D,E,F                                  Read (D,E,F)        

Tampilkan tulisan “WELCOME”        Write(“WELCOME”) 



Format Baku Algoritma dibagi menjadi tiga bagian:

1. Bagian Nama : bagian yang menuliskan nama algoritma serta keterangan lain perihal algoritma tersebut

2. Bagian deklarasi : bagian yang mendefinisikan konstanta dan variabel objek yang terlibat dalam algoritma tersebut

3. Bagian dekripsi (badan algoritma) : adalah bagian yang merupakan langkah-langkah penyelesaian masalah. 

Algoritma Jumlah                      //  {Bagian Nama}




c <- a + b
write (c)

Bagian Deskripsi atau bagian proses didalamnya selalu ada even atau manipulasi data yang terdiri dari 

- Runtunan (Struktur Urut)
- Pemilihan Kondisi (Struktur Seleksi) / percabangan
- Perulangan


3. Simbol-Simbol Program Flowchart

Bagan Perintah Dasar-dasar Algoritma

Perintah Umum Atau pernyataan biasa   Perintah Algoritma     Flowchart

Masukan nilai A                                       Read (A)              

Masukan nilai D,E,F                                  Read (D,E,F)        

Tampilkan tulisan “WELCOME”        Write(“WELCOME”) 



Jumlahkan(hitung)                                  C <- A + B                      C = A + B
variabel A dan varibel B dan
simpan hasilna di variabel C




Jumlahkan(hitung)                                  C <- A + B                      C = A + B
variabel A dan varibel B dan
simpan hasilna di variabel C



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server

A. Kompetensi Dasar Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server 3.15.1 Menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring 3.15.2 Menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.1 Melakukan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.2 Menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.3 Membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring   B. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan belajar ini siswa diharapkan : Siswa dapat menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring C. Materi dan Kegiatan Pembelajaran Pengertian Sistem Kontrol Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat ...

Menerapkan Struktur Kontrol Percabangan Dalam Bahasa Pemrograman dan Membuat Kode Programnya

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator KD pada KI pengetahuan Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan sederhana Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bertingkat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bersarang Indikator KD pada KI keterampilan Membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat Membuat aplikasi percabangan sederhana Membuat aplikasi percabangan bertingkat Membuat aplikasi percabangan bersarang Tujuan Pembelajaran Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana , percabangan bertingkat dan percabanngan bersyarat. Dengan praktek membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana, percabangan bertingkat dan percabangan b...

Menerapkan Penanganan Error Dalam Mendeteksi Kesalahan Program

Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran IPK Pengetahuan Menjelaskan konsep error handling (penanganan kesalahan) dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menjelaskan prosedur error handling (penanganan kesalahan)dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menganalisis penanganan kesalahan (error handling) dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menerapkan error handling (penanganan kesalahan)dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Merancang program aplikasi berorientasi obyek dengan penerapan error handling (penanganan kesalahan). IPK Keterampilan Membuat kode program aplikasi berorientasi obyek yang menerapkan error handling (penanganan kesalahan). Menguji program aplikasi berorientasi obyek yang menerapkan error handling (penanganan kesalahan). Memperbaikipenanganan kesalahan(error handling) dalam program aplikasi berorientasi obyek. Memodifikasipenanganan kesalahan(error handling) dalam program aplikasi berorientasi obyek. TujuanPembelajaran Se...