Langsung ke konten utama

Panduan Pola Sekolah Baru

Panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru

1. Proses skrining kesehatan bagi guru dan karyawan sekolah

Karyawan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru dan pembuluh darah, kehamilan, kanker, atau daya tahan tubuh lemah atau menurun, tidak disarankan untuk mengajar atau bekerja di sekolah.
Golongan-golongan tersebut dapat diberikan opsi work from home (WFH).

2. Skrining zona lokasi tempat tinggal

Melakukan identifikasi zona tempat tinggal guru dan karyawan. Jika tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat tempat tinggalnya.

3. Lakukan test Covid-19

Test disarankan dengan metode RT-PCR sesuai standar WHO.Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan tes pemeriksaan corona yang sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah dengan metode Real Time PCR.

Dirinya menyebut metode pemeriksaan antibodi melalui Rapid Test bukan merupakan standar WHO.

"Pemeriksaan sampel yang jadi standar WHO dalam pengelolaan pandemi Covid-19 adalah pemeriksaan antigen dengan menggunakan metode Real Time PCR bukan pemeriksaan antibodi lewat Rapid Test," ujar Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya atau reagen maka dapat dilakukan opsi pooling test dengan jumlah sampel kurang dari 30.

4. Guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining diberi tanda
Bagi guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining untuk Covid-19, maka dapat diberikan tanda.

5. Sosialisasi virtual
Seminggu sebelum kegiatan belajar mengajar diberlakukan, lakukan sosialisasi virtual pola baru ke orang tua, siswa, guru, dan staf sekolah.

6. Atur waktu kegiatan belajar mengajar
Waktu kegiatan belajar diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dan dikurangi durasi di sekolah.

7. Data dan cek kondisi
Guru kelas terpilih wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual sebagai skrining awal.
Siswa atau orang tua siswa yang sakit diberikan keringanan tetap belajar di rumah hingga dokter menentukan sehat.

8. Posisi duduk
Pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1,5 meter. Bila memungkinkan pakai pembatas plastik.

9. Guru tidak berpindah kelas
Guru kelas diupayakan tetap atau tidak berpindah kelas.

10. Menjaga jarak

Guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile.

Panduan khususnya bisa dilakukan dalam proses KBM (kegiatan belajar mengajar) yaitu setiap guru mempunyai channel Youtube mengenai materi yang akan disampaikan ke siswa.

Di Sekolah, siswa tinggal melakukan praktek  saja. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menerapkan Alur Pemrograman Dengan Struktur Bahasa dan Menulis Kode Pemrogram Sesuai Dengan Aturan dan Sintaks Bahasa Pemrograman

Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran Indikator KD pada KI pengetahuan • Menjelaskan berbagai tipe data dan sintak penulisan • Menjelaskan variabel dan dan sintak penulisan • Menjelaskan berbagai operator dan sintak penulisan • Menjelaskan ekspresi dan sintak penulisan • Menerapkan berbagai tipe data, variabel, konstanta, operator, dan ekspresi sesuai dengan permasalahan yang akan diselesaikan dengan program Indikator KD pada KI keterampilan • Membuat aplikasi program yang menerapkan tipe data, variabel/konstanta • Membuat aplikasi program yang menerapkan tipe data, variabel/konstanta, operator, ekspresi Tujuan Pembelajaran • Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan berbagai tipe data dan sintak penulisan, variabel, operator dan ekspresi, • Dengan praktek Menerapkan berbagai tipe data, variabel, konstanta, operator, dan ekspresi sesuai dengan permasalahan yang akan diselesaikan dengan program, siswa mampu menalar dan mengkomunikasikan cara menginsta...

Menerapkan Struktur Kontrol Percabangan Dalam Bahasa Pemrograman dan Membuat Kode Programnya

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator KD pada KI pengetahuan Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan sederhana Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bertingkat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bersarang Indikator KD pada KI keterampilan Membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat Membuat aplikasi percabangan sederhana Membuat aplikasi percabangan bertingkat Membuat aplikasi percabangan bersarang Tujuan Pembelajaran Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana , percabangan bertingkat dan percabanngan bersyarat. Dengan praktek membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana, percabangan bertingkat dan percabangan b...