Langsung ke konten utama

Buka-bukaan Rampok IT di DPR itu taktik PDIP (?)


             Ini jelas merupakan perampokan terselubung, anggaran membuat  website dan memelihara website sebesar 9,7 miliar (per 1 tahun. Edan !!! ) itu tidak masuk akal.  Apalagi program website nya itu bukan disimpan di server tersendiri miliknya DPR, namun sewa tempat( hosting ).

             Mengapa wakil ketua DPR melakukan tindakan "buka-bukan" ? Sebagaimana diberitakan oleh detik.com,  "Kalau memang ada angka Rp 9,7 miliar, angka itu fantastik. Maka pimpinan tidak segan-segan undang KPK untuk periksa itu. Jangan-jangan yang di dalam kasih peluang untuk lakukan korupsi," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).

             Perlu dicatat, bahwa anggaran yang dikucurkan adalah anggaran yang sudah berjalan untuk periode DPR di masa yang lalu (2010-2014) yang mana masa anggotanya berakhir tahun ini.  Ini bisa jadi karena tekanan partai lawan PDIP mengancam posisi pelantikan presiden Jokowi yang diusung oleh PDIP.  Dengan  mengeluarkan isue ini, diharapkan kekuatan "musuh" PDIP  dapat dilemahkan.

              Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, mengatakan, DIPA Setjen DPR tahun 2010 mengucurkan anggaran Rp 20 miliar untuk dana teknologi informasi DPR. 

Anggaran itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama untuk situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar. Pos kedua, program pengembangan sistem teknologi informasi dan seminar lokakarya soal pengembangan sistem informasi DPR dengan nilai Rp 9,35 miliar. Pos ketiga yaitu biaya pembayaran provider website informasi perpustakaan DPR sebesar Rp 660 juta.

           Berapa sih wajarnya anggaran untuk membuat website ? Untuk paket premiun paling mahal adalah sebesar 1.350.000 per tahun. Atau lengkapnya dapat mebuka alamat ini : https://www.qwords.com/web-hosting/premium-hosting/ .   Jadi kalau 5 tahun sewa tempat dan domain, modalnya kurang lebih sebesar 7 juta rupiah.  Nah bandingkan dengan angka 9,7 miliar!!!.  Dasaar Rampooook !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server

A. Kompetensi Dasar Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server 3.15.1 Menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring 3.15.2 Menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.1 Melakukan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.2 Menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.3 Membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring   B. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan belajar ini siswa diharapkan : Siswa dapat menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring C. Materi dan Kegiatan Pembelajaran Pengertian Sistem Kontrol Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat ...

Menerapkan Struktur Kontrol Percabangan Dalam Bahasa Pemrograman dan Membuat Kode Programnya

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator KD pada KI pengetahuan Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan sederhana Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bertingkat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bersarang Indikator KD pada KI keterampilan Membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat Membuat aplikasi percabangan sederhana Membuat aplikasi percabangan bertingkat Membuat aplikasi percabangan bersarang Tujuan Pembelajaran Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana , percabangan bertingkat dan percabanngan bersyarat. Dengan praktek membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana, percabangan bertingkat dan percabangan b...

Menerapkan Penanganan Error Dalam Mendeteksi Kesalahan Program

Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran IPK Pengetahuan Menjelaskan konsep error handling (penanganan kesalahan) dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menjelaskan prosedur error handling (penanganan kesalahan)dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menganalisis penanganan kesalahan (error handling) dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Menerapkan error handling (penanganan kesalahan)dalam pemrograman aplikasi berorientasi obyek. Merancang program aplikasi berorientasi obyek dengan penerapan error handling (penanganan kesalahan). IPK Keterampilan Membuat kode program aplikasi berorientasi obyek yang menerapkan error handling (penanganan kesalahan). Menguji program aplikasi berorientasi obyek yang menerapkan error handling (penanganan kesalahan). Memperbaikipenanganan kesalahan(error handling) dalam program aplikasi berorientasi obyek. Memodifikasipenanganan kesalahan(error handling) dalam program aplikasi berorientasi obyek. TujuanPembelajaran Se...