Langsung ke konten utama

Kompetensi Dasar Pemodelan Perangkat Lunak

Kompetensi Dasar Pemodelan Perangkat Lunak


3.1. Memahami konsep pemodelan perangkat lunak .

4.1. Menyajikan beberapa karakteristik pemodelan perangkat lunak.

3.2. Memahami model proses pengembangan perangkat lunak

4.2. Menyajikan karakteristik berbagai metode pengembangan perangkat lunak.

3.3. Memahami rekayasa kebutuhan perangkat lunak.

4.3. Menyajikan hasil rancangan kebutuhan fungsionalitas sistem perangkat lunak

3.4. Memahami diagram aliran data (DFD).

4.4. Menyajikan hasil rancangan diagram aliran data

3.5. Memahami diagram hubungan antar entitas (ERD).

4.5. Menyajikan hasil rancangan hubungan antar entitas (ERD)

3.6. Memahami antar muka pengguna (user interface)

4.6. Menyajikan hasil rancangan antar muka pengguna (user interface)

3.7. Memahami arsitektur perangkat lunak

4.7. Menyajikan rancangan arsitektur perangkat lunak

3.8. Memahami konsep pemodelan berorientasi obyek (UML)

4.8. Menyajikan karakteristik pemodelan berorientasi obyek

3.9. Memahami kebutuhan sistem berorientasi obyek

4.9. Menyajikan hasil rancangan kebutuhan sistem berorientasi obyek.

3.10. Memahami alur kerja sistem berorientasi obyek

4.10. Menyajikan hasil rancangan alur kerja sistem berorientasi obyek

3.11. Memahami hubungan antar class dalam sistem berorientasi obyek

4.11. Menyajikan hasil rancangan hubungan antar class dalam sistem berorientasi obyek

3.12. Memahami interaksi antar obyek dalam sistem berorientasi obyek

4.12. Menyajikan hasil rancangan interaksi antar obyek dalam sistem berorientasi obyek.

3.13. Memahami siklus hidup obyek dalam sistem berorientasi obyek

4.13. Menyajikan hasil rancangan siklus hidup obyek dalam sistem berorientasi obyek

3.14. Memahami struktur atau hubungan antar komponen dalam sistem berorientasi obyek

4.14. Menyajikan hasil rancangan struktur atau hubungan antar komponen dalam sistem berorientasi obyek

3.15. Memahami dokumen laporan pengembangan sistem aplikasi berorientasi obyek

4.15. Menyajikan dokumen pengembangan aplikasi berorientasi obyek

Komentar

Posting Komentar

Nuhun sudah komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server

A. Kompetensi Dasar Mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Server 3.15.1 Menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring 3.15.2 Menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.1 Melakukan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.2 Menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring 4.15.3 Membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring   B. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan belajar ini siswa diharapkan : Siswa dapat menjelaskan konsep Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menentukan cara konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat mengkonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat menguji hasil konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Siswa dapat membuat laporan konfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring C. Materi dan Kegiatan Pembelajaran Pengertian Sistem Kontrol Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat ...

Menerapkan Struktur Kontrol Percabangan Dalam Bahasa Pemrograman dan Membuat Kode Programnya

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator KD pada KI pengetahuan Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan sederhana Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bertingkat Menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan bersarang Indikator KD pada KI keterampilan Membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat Membuat aplikasi percabangan sederhana Membuat aplikasi percabangan bertingkat Membuat aplikasi percabangan bersarang Tujuan Pembelajaran Dengan berdiskusi Siswa mampu Menjelaskan statement/perintah untuk kontrol percabangan. Dengan berdiskusi Siswa mampu menerapkan statement/perintah untuk kontrol percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana , percabangan bertingkat dan percabanngan bersyarat. Dengan praktek membuat aplikasi percabangan tidak bersyarat, percabangan sederhana, percabangan bertingkat dan percabangan b...

Fase Fase Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka SMK

Kurikulum ‘Merdeka’ membagi pendidikan   ke dalam beberapa fase  Berikut penjelasan singkat mengenai masing-masing fase: Fase A : Diperuntukkan bagi siswa kelas 1 dan 2 SD. Pada fase ini, fokusnya adalah pada pengembangan dasar-dasar literasi dan numerasi, serta pengenalan lingkungan sekitar. Fase B : Diperuntukkan bagi siswa kelas 3 dan 4 SD. Siswa mulai memperdalam literasi dan numerasi, serta mulai mengenal konsep-konsep dasar dalam berbagai mata pelajaran seperti sains dan sosial. Fase C : Diperuntukkan bagi siswa kelas 5 dan 6 SD. Pada fase ini, siswa mulai mempelajari materi yang lebih kompleks dan mendalam dalam berbagai mata pelajaran, serta mulai mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Fase D : Diperuntukkan bagi siswa kelas 7, 8, dan 9 SMP. Siswa mulai mempersiapkan diri untuk pendidikan menengah atas dengan mempelajari materi yang lebih spesifik dan mendalam dalam berbagai mata pelajaran, serta mengembangkan keterampilan akademik dan non-akademi...